2 Dua laga Terakhir di Grup 1 Terancam Diundur

Written by admin. Posted in Berita Bola

Dua kompetisi babak penyisihan kelompok 1 Piala Kepala Negara 2017 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Rabu (15/2/2017) Rawan diundur. Kepolisian wilayah (Polda) DiY kebolehjadian besar tak akan memberikan izin kompetisi disebabkan pada hari yang sama dilaksanakan Pemilihan Kepala wilayah (Pilkada) serentak. menimpa dua wilayah di DiY yang melakukan pagelaran Pilkada serentak tersebut ialah Kota Jogja dan Kulonprogo.

Walau Rawan diundur, Ketua Panpel PSS Ediyanto menyebutkan pihaknya tetep membuat maju perizinan pada Polda DiY untuk melakukan pagelaran dua laga pada Rabu (15/2/2017). cocok atau sepadan jadwal yang ada, di kandang PSS tersebut dilaksanakan dua kompetisi paling akhir babak penyisihan kelompok 1, yakni antara PSS melawan Persegres Gresuk United dan Mitra Kukar melawan Persipura Jayapura.

“hingga sekarang ini belum ada pergantian. Kami tetap ajukan izin untuk melakukan pagelaran dua laga tersebut pada Polda DiY, Rabu (15/2/2017) mendatang,” kata Ediyanto pada Solopos.com, Jumat (10/2/2017).

berbasickan Edi, tetap diajukannya izin kompetisi pada waktu proses Pilkada serentak dibasickan atas beberapa evaluasi,. Di Samping Sleman tidak melakukan pagelaran Pilkada serentak, hingga tempo hari Panpel Pusat Piala Kepala Negara juga belum memberikan keterangan jika laga penyisihan untuk diundur. Walau seperti itu, Edi tidak memungkiri jika peluang memperoleh izin dan tetap melakukan pagelaran kompetisi babak penyisihan pada Rabu (15/2/2017) cukup tipis. Perihal ini didisebabkankan, kebolehjadian besar Polda DiY tak akan melontarkan izin untuk proses kompetisi.

“Peluangnya mungkin tipis. Akan tetapi, kami sudah ajukan izin. Sampai ini soal diundur menjadi Minggu (19/2) tetap sebatas isu. disebabkan kami juga belum memperoleh pengumuman dari pusat,” lanjutnya.

tatkala dari segi teknis persiapan tim, kubu PSS Sleman menyebutkan tetap konsentrasi dan Siapkan tim menjumpai laga melawan Persegres, pada Rabu (15/2/2017) mendatang. pengasuh PSS Freddy Mulli menyebutkan hingga kini pihaknya tetap berpedoman pada jadwal proses laga.

“Enggak tahu kalau nanti diundur, disebabkan bertepatan proses Pilkada serentak. Kami sendiri tetap konsentrasi Siapkan tim untuk kompetisi pada tanggal tersebut,” ungkap Freddy terpisah.

Terpisah, salah satu barisan suporter PSiM Jogja, Brajamusti tegas menyebutkan sikap terkait proses Pilkada yang akan dilakuakan di Kota Jogja, Rabu (15/2/2017). Kepala Negara Brajamusti Rahmad Kurniawan menyebutkan bahwa hingga sekarang ini Brajamusti tetap tetap menjadi organisasi nonpolitik. Demi menjaga netralitas, kondusivitas dan kemajemukan yang sudah lama berlangsung, Brajamusti tidak berafiliasi politik manapun dan serta apa pun.

“Oleh disebabkan itu hak politik kami kembalikan ke masing-masing pribadi. Kami yakin anggota Brajamusti dan Brajamolek mampu menjaga, menghargai, dan menghargai di setiap perbedaan. Kami juga melarang wujudnya pemakaian atribut Brajamusti serta PSiM dalam berpolitik,” tandas Mamek-panggilan akrab Rahmad Kurniawan.

Pada peluang yang sama, Mamek mengharapkan agar para anggota Brajamusti mampu menjaga kemajemukan dan menambah keFamilian. spesial untuk Pilkada, ia mengharapkan agar kedepannya didapatkan hasil paling baik untuk penduduk Kota Jogja.

“Dan, bisa berguna untuk seluruh penduduk serta seluruh unsur elemen yang terkandung di dalamnya,” harap Mamek.

Uji Keberuntungan 2 Dua laga Terakhir di Grup 1 Terancam Diundur, Daftar Sekarang

Trackback from your site.

X