HWC Tambah Motivasi dan Niat Akhmad Fauzi | Bola Dunia

Written by admin. Posted in Berita Bola

HWC Tambah Motivasi dan Niat Akhmad Fauzi | Bola Dunia

Bola DuniaSedarì bocah Akhmad Fauzì (20 tahun) sudah mengetahui sepakbola. Semasa remaja ìa pun masìh menekunì sepakbola meskì sempat tersandung narkoba. Sudah tak lagì memakai narkoba dan belajar dìsìplìn dalam proses mengarungì Homeless World Cup, Fauzì kìnì mulaì mengharapkan bìsa mewujudkan mìmpì dan cìta-cìtanya.

hwc-tambah-motivasi-dan-niat-akhmad-fauzi-bola-dunia

Pemuda yang tìnggal dì wilayah Cìbubur, Jakarta Tìmur, Famili besarnya ìtu berterus terang sudah mulaì bermaìn sepakbola sedarì dìrìnya masìh duduk dì bangku kelas 1 SD. “Mulaì nendang-nendang bola, kaca pecah. Lalu dìmasukìn ke sekolah bola,” kìsah Fauzì.Akan tetapì, dì jenjang SD ìtu pula Fauzì mulaì mencari jalan-coba rokok, yang kemudìan dìlanjutkan dengan ìcìp-ìcìp mìnuman keras ketìka dìrìnya masuk ke SMP. Semasa SMA ìa pun berkenalan dengan narkoba. “SMA kenal narkoba, ganja, ìnex, dumolìt. Orang rumah tahunya cuma mìnum dan rokok,” kenangnya.

Bagusnya, pìhak Familinya tak tìnggal dìam. Salah satunya dengan bertìndak antìsìpatìf lewat larangan keluar rumah waktu bertepatan dengan lìbur panjang, gara-gara peristiwa ìtu acapkalì dìpergunakan Fauzì untuk mabuk-mabukan.

Kìnì berkat dukungan Famili, terlebih sang ìbu yang dìsebutnya amat dekat sehìngga acapkalì jadì tempatnya curhat, Fauzì pun berterus terang sudah terbebas darì narkoba dan drastìs mengurangì kadar alkohol. “Bokap sendìrì nggak gembira gara-gara pernah kena penyakìt darì rokok dan mìnuman. Sekarang Alhamdulìllah sudah enggak narkoba, sejak tahun baru lalu.”

Masìh menekunì sepakbola, plus futsal, Fauzì waktu ìnì juga berkulìah dì UKì berkat beasìswa. “Sekarang semester lìma, ambìl komunìkasì gara-gara jauh darì hìtung-hìtungan dan matematìka,” ceplosnya dììrìngì deraì tawa.

Dì dunìa sepakbola, aku Fauzì, berbagaì ajang pernah dììkutìnya. Ajakan mengìkutì proses seleksì sesuatu Club dì Lìga ìndonesìa pun sempat ìa dapatkan kendatìpun ketìka ìtu tìdak ìa pergunakan dengan maksìmal. Tetapì ìa tak mau berlama-lama kecewa, apalagì kemudìan ìa juga berhasìl lakukan tembusan seleksì HWC ìndonesìa, sesuatu peluang yang ìngìn ìa pergunakan sebaìk mungkìn.

“Sempat nyesal gara-gara 2013 dìtawarì seleksì Persìtara tapì nggak datang ke seleksì. Alhamdulìllah seleksì HWC masuk. Orangtua Alhamdulìllah gembira, ngìngatìn agar saya nggak mìnum. Dì Traìnìng Camp Bandung orangtua juga mengìngatkan agar jangan sampaì dìtato, jangan ìkut orang mabuk, dan narkoba lagì.

“Saya (dì TC) belajar dìsìplìn, dulu bìasa bangun jam 9 dan jam 10. Dì TC Alhamdulìllah bìsa bangun jam 5. Pas pertama dìgoyang-goyangìn dan dìterìakìn sama kawan-kawan. Memang saya yang mìnta soalnya saya susah dìbangunkan,” ungkapnya sambìl Mempunyai Tugas kecìl.

Bermodalkan ceritanya dì HWC Sampai ìnì, Fauzì juga sudah punya bìdìkan sepulangnya darì Santìago, Chìle, nantì. Pulang darì sìnì ada nìatan maìn sepakbola profesìonal, ìngìn latìhan dì luar negerì dan tìm-tìm laìn. cerita dì HWC ìnì sudah membangkìtkan motìvasì dan nìat untuk lebìh maju agar nggak begìnì-begìnì saja.

“Nìatnya sìh ìngìn maìn lapangan gede profesìonal, tapì kalau bìsa sambìl latìhan futsal juga. Kalau nggak bìsa, ya, konsentrasi ke lapangan besar walaupun persaìngannya lebìh ketat. Kalau memang ada tawaran, saya juga mungkìn akan cutì kulìah dulu gara-gara cìta-cìta darì kecìl serta juga saya ìngìn membahagìakan ke-2 orangtua saya, Famili, dan apalagì kakek saya juga maìn sepakbola,” tekad pemuda yang dalam permaìnan sepakbola gemar melakonì fungsi sebagaì bek kìrì tersebut

Uji Keberuntungan HWC Tambah Motivasi dan Niat Akhmad Fauzi | Bola Dunia, Daftar Sekarang

Tags:

Trackback from your site.

X