Keltjes Inginkan Pemain Yang Pemberontak | Berita Bola

Written by admin. Posted in Berita Bola

Keltjes Inginkan Pemain Yang Pemberontak

Keltjes Inginkan Pemain Yang Pemberontak

Keltjes Inginkan Pemain Yang Pemberontak

Berita Bola - PSM Makassar sedang melíburkan dírí bersamaan jeda kompetísí índonesía Super League (íSL) 2014. Tapí jadwal satu harí-harí tím berjuluk Juku Eja íní tetap padat.

Dí Sampíng menggelar latíhan 2 x 1 satu harí dí Lapangan Karebosí, Makassar, Pasukan Ramang menatap latíh tandíng kontra Semen Padang. díberíkan jadwal, besok Mínggu 30 Maret, Azwar Syamsuddín cs akan terbang ke Padang.

guru pembímbíng PSM Rudy Keltjes menyambut tantangan Laskar Kabau Sírah anak asuh Jafrí Sastra. “íní sudah tínggal menunggu hasíl ují coba dengan Semen Padang saja. Saya amat gembíra gara-gara mereka tím yang bagus dan nantí evaluasínya lebíh mudah. Kalau ují coba dengan tím yang (kelasnya) dí bawah (PSM dan) kíta menang terus nantí evaluasínya bísa lengah,” tanggap Keltjes pada Okezone, Sabtu (29/3/2014).

Bíarpun beranjangsana, Rudy menghendakí tímnya tampíl fít. “Bukan bermakna besok kíta maín dí sana akan kalah, tentu tídak. Kíta berupaya, untuk maín bola bagus dan menang. Apa yang saya íngínkan, mudah-mudahan bísa terpenuhí,” sambung Rudy.

guru pembímbíng asal Sítubondo ítu baru membímbíng tímnya dalam empat kompetísí. Día dítunjuk sejak 12 Februarí 2014 lalu menggantí Jorg Peter Steínebrunner sesudah tíga partaí yang menuaí hasíl jelek.

sesudah empat laga, Rudy tetap terkesan suka bongkar-pasang posísí pemaín. Apa alasannya? “gara-gara saya tídak suka pemaín penakut. Kalau kíta paksakan pemaín penakut, kapan kíta akan menang?” ucap Rudy balík menanya.

namun bayangan formasí íntí yang díracíknya, Rudy berterus terang sudah mengantongí 11 nama. “Sudah ada. Makanya dí Padang íní nantí ují coba yang amat baík. Saya berteríma kasíh pada manajemen yang mau berují coba dengan Semen Padang. íní kalau besok tampílannya bagus, saya tídak menghítung soal kalah-menang, tapí formasí yang akan dímantapkan,” kata Rudy.

Día menghímpítkan para pemaínnya agar punya keberanían bertemu dengan lawan. “Saya tídak mau pakaí pemaín yang penakut. Kalau pemaín penakut, bahkan pemaín depan, janganlah harap PSM bísa akan berprestasí bagus,” sambung Rudy.

Día juga menjawab pertanyaan tentang posísí bek sayap yang Buntutnya íní seríng día keluhkan. “Saya sudah dapatkan Hendra Wíjaya dengan Rasul Zaínuddín, besok saya pasang dí Padang. Mudah-mudahan apa yang akan saya dapatkan cocok atau sepadan dengan selera saya dan mereka maín bola bísa bagus,” tutur Rudy.

Poín mutlak yang díurusí Rudy dí pos bek sayap, terlebíh waktu bertahan dan lakukan serangan. “Waktu mengangkat bola, kepala kawannya dí mana dan bolanya ke mana, tídak pernah pas,” keluhnya.

Kalau dalam soal pengawalan, peracík taktík rambut perak ítu menílaí Muhammad Jufrí bagus untuk bertahan. “Saya tídak Menagíh harus layaknya pemaín Manchester Uníted atau Barcelona, yang mutlak círí khasnya PSM dípakaí. Kalau círí ítu tídak bísa dímaínkan, baru saya akan ngomong pada manajemen Club íní untuk menggantí pemaín,” ancam Rudy.

Día mempunyaí íngínan, sebelum menjumpaí tur ke Papua (versus Perseru Seruí pada 14 Apríl dan vs Persípura Jayapura 19 pada Apríl), sístem tímnya sudah jadí. “Jadí, kerangka tímnya sudah kokoh íní. Nantí tínggal memantapkan saja,” beber Rudy.

spesíal dí líní serang, día menyorotí permaínan stríker Muhammad Rahmat. “waktu latíhan, saya pasang dí sayap. Dí sayap amat bagus día. Kalau kíta mengunggulkan Qífly, sudah 7 kalí díkasíh peluang toh juga tetap takut. Saya tídak mengharapkan ítu. Sekarang sítuasí Robertíno Puglíara juga sedang bagus,” ungkap Rudy.

berbasíckan día, dí bawah místar gawang performa kíper Komang juga sudah mulaí bagus. Markus pun mulaí konsentrasí darí tadínya tídak konsentrasí gara-gara díjebol banyak gol yang ceroboh.

dengan jumlah semua, Rudy tetap mengíngatkan soal heroísme dí tengah lapangan. “Yang saya carí pemaín típe petarung, fíghter, yang mau berkelahí. Yang punya sífat tídak mau kalah sama lawan. gara-gara saya tahu orang Makassar típenya sepertí ítu. Tapí mengapa sekarang kok penakut? ítu tídak masuk akal,” sarannya.

Bíarpun berulang-kalí menyebutkan tentang ketakutan pemaín, Rudy merasa belum perlu mempekerjakan seorang guru pembímbíng mental. “Tídak, tídak. Anak penakut díbíkín beraní, apa obatnya? Apa díkasíh hatí macan? walaupun contohnya nantí saya datangkan psíkolog tetap tídak bísa gara-gara penakut akan tetap penakut,” tuntas Keltjes.

Uji Keberuntungan Keltjes Inginkan Pemain Yang Pemberontak | Berita Bola, Daftar Sekarang

Tags:

Trackback from your site.

X