Pesepakbola Muda Indonesia Berhamburan di Luar Negeri, Apa Kabar Talenta Lokal?

Written by admin. Posted in Indonesia

kemauan banyak pemain indonesia yang merumput di luar negeri untuk menguatkan Timnas indonesia melewati jalur naturalisasi tengah marak Buntutnya ini. akan tetapi terbukti, bermain di luar negeri tak menjadi jaminan mutu pemain tersebut diatas rata-rata, Jumat (13/01/17).

footballer berdarah indonesia yang bermain untuk Club Jong Ajax, Ezra Walian, dalam beberapa waktu paling akhir terang-terangan tunjukkan ketertarikannya untuk lakukan belaan Timnas indonesia.

sesudah Ezra, dikira-kira ke depannya bakal banyak anak-anak muda yang lain yang tertarik untuk gabung Timnas.

Lantas benarkah setiap pemain indonesia yang bermain di luar negeri mempunyai mutu tambah baik ketimbang pemain muda lokal indonesia? Jawabannya terbukti tidak, disebabkan bukan rahasia umum banyak anak muda indonesia yang berada di luar negeri untuk Menagih ilmu.

Tak perlu heran jika banyak pemain muda di indonesia bersekolah di akademi  luar negeri disebabkan  memang dibiayai oleh orang tua mereka untuk Menagih ilmu di sana. Sarana Officer PSSi, Bandung Saputra, mengisahkan jika banyak pemain indonesia yang berada di luar negeri statusnya menimba ilmu di sekolah sepakbola (Ssb), bukan menguatkan Club.

“iya benar banyak anak muda di indonesia. Mereka di sana umumnya untuk sekolah formal, yang dibiayai sendiri lantas nyambi sembari ssb-an, jadi bukan gabung Club sana,” tutur Bandung

“Jadi mereka tetap sekolah formal biasa, lalu nanti sembari ssb jika ada waktu luang,” tambahnya.

tetap ingat Perkara pemain muda indonesia, Daffa imran, yang beberapa waktu lalu heboh di info-kan menjadi kapten U-15 Los Blancos (Real Madrid)? Nyatanya sesudah ditelusuri, Daffa tidak bermain tim junior Los Blancos (Real Madrid), tapi cuma gabung Los Blancos (Real Madrid) Foundation.

Dalam catatan, terbukti tak banyak pemain indonesia yang berada di luar negeri mampu menguatkan Timnas. Bandung menyebut dua bintang muda indonesia yang terhitung cukup berhasil yakni Syahrian Abimanyu yang masuk Timnas U-19 dan Mahir Radja Djamaoeddin yang sempat merasai masuk pelatnas jangka panjang Timnas indonesia U-19 era Fachri Husaini pada 2015 lalu.

ke-2nya sempat menimba ilmu di Academy of Espana (Valencia) sembari tetap melakukan sekolah formal di sana. yg terlebih dahulu, eks pengasuh timnas U-19 yang kini menjadi calon pengasuh Timnas U-15, Fachri Husaini sempat menyebut jika naturalisasi bukan alasan pemain yang berkarier di luar negeri bisa mudah lakukan tembusan Timnas indonesia.

“Pemain nasional itu bukan ditentukan dia naturalisasi atau bukan, seluruh itu ditentukan oleh mutu. Saya khawatir, disebabkan ini yang beresiko jika seluruh pemain naturalisasi akan amat gampang masuk menjadi pemain Timnas indonesia,” tutur Fachri

Uji Keberuntungan Pesepakbola Muda Indonesia Berhamburan di Luar Negeri, Apa Kabar Talenta Lokal?, Daftar Sekarang

Trackback from your site.

X